Ragam Manfaat Berenang

Di usia prasekolah yang merupakan masa golden age, tiga area perkembangan si kecil, yaitu fisikmotorik, kognitif, dan sosio-emosional, mengalami perkembangan sangat pesat. Dengan memberikan rangsangan yang tepat, perkembangan ketiga area tersebut dapat dioptimalkan. Berenang merupakan salah satu kegiatan yang dapat memberikan stimulus menyeluruh padaketiga domain perkembangan tersebut.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Yuk, mari kita pelajari apa saja manfaat berenang untuk si prasekolah: ? Untuk perkembangan fisik dan motorik anak. Berenang melibatkan pergerakan hampir seluruh anggota badan, dari kepala, tangan, hingga ujung kaki. Hal tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan motorik kasar dan pembentukan postur tubuh secara menyeluruh (kepala, bahu, tulang belakang, dan kaki). Postur tubuh merupakan penentu kesehatan saat anak tumbuh dewasa. Berenang juga memberi efek positif untuk daya tahan jantung, paru-paru, dan otot-otot tubuh.

? Untuk perkembangan kognitif. Berenang juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak karena aktivitas ini membutuhkan koordinasi kaki, tangan, dan pernapasan yang dilakukan secara bergantian dan dalam pola tertentu. Koordinasi tersebut mengaktifkan kinerja otak kanan dan kiri secara bergantian. Studi yang dilakukan oleh Jorgensen selama 4 tahun (2012) dengan melibatkan 200 anak usia 3-5 tahun mengungkapkan bahwa anak yang belajar berenang pada usia prasekolah memiliki kemampuan kognitif (bahasa serta numerasi) yang lebih bagus dibandingkan dengan yang tidak belajar renang.

? Untuk perkembangan sosio emosional anak. Berenang dapat melatih kemampuan bersosialisasi anak. Saat belajar berenang, si kecil akan berinteraksi dengan pelatih dan teman lain. Dengan interaksi tersebut, si kecil akan belajar mematuhi “aturan main”, seperti melakukan hal yang diinstruksikan atau memerhatikan saat pelatih menjelaskan. Belajar berenang juga melatih daya tahan dan pengendalian diri anak.

Ada saat ketika si kecil harus melatih gerakan yang sama berulang kali sebelum beralih ke hal lain. Saat itu, si kecil akan menahan diri untuk melakukan hal yang mungkiningin dilakukannya, seperti menciprat-cipratkan air untuk bersenang-senang. Berenang dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak karena aktivitas ini membutuhkan koordinasi kaki, tangan, dan pernapasan yang dilakukan secara bergantian dan dalam pola tertentu.

Sumber : pascal-edu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *